“Alhamdulillah, antusias masyarakat sangat luar biasa. Panitia mencatat sekitar 4.000 peserta hadir hari ini. Ini mencerminkan semangat umat Islam Murung Raya dalam memperingati momen penting ini,” ujar Wakil Bupati kepada awak media.
Rahmanto menjelaskan bahwa kegiatan semula dijadwalkan bulan lalu, namun dipindahkan ke Juli agar tidak berbenturan dengan libur sekolah. Keputusan tersebut bertujuan agar pelaksanaan acara bisa lebih maksimal dan partisipasi masyarakat lebih luas.
Dalam sambutannya, Rahmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan yang membangun nilai spiritual dan sosial masyarakat.
“Saat ini sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat berjalan sangat baik. Ini adalah fondasi penting untuk menjaga kerukunan dan memperkuat persatuan dalam bingkai NKRI,” jelasnya.
Ia menambahkan, Pawai Akbar ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga sarana penting untuk menanamkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, terutama bagi generasi muda.
“Ini momen edukatif yang penting. Selain mempererat ukhuwah Islamiyah, kegiatan ini juga memperkuat hubungan lintas umat beragama,” kata Rahmanto.
Menutup wawancara, ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum introspeksi dan perbaikan diri, meneladani semangat hijrah Nabi Muhammad SAW.
“Hijrah adalah proses transformasi menuju kebaikan. Mari kita semua berhijrah dari yang baik menuju yang lebih baik, demi kehidupan yang lebih bermartabat dan penuh berkah,” pungkasnya.
Kemeriahan Pawai Akbar 1 Muharram ini menjadi simbol kuatnya semangat kebersamaan dan nilai-nilai religius yang terus tumbuh di tengah masyarakat Murung Raya.(Kln)
0 Komentar