Puruk Cahu, Kabar Borneo News– Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Murung Raya menggelar sosialisasi bertema Stop Bullying, Stop Pernikahan Dini, Bahaya Narkoba, dan HIV/AIDS di Aula Dewan Adat Dayak (DAD), Sabtu (9/8).
Kegiatan dihadiri Ketua DPRD Rumiadi, Wakil Ketua I DPRD Dina Maulida, tokoh masyarakat, organisasi wanita, kepala sekolah, dan pelajar. Hadir pula Tri Sustyo dari Penyuluhan KB, Ketua Pemuda Muhammadiyah Sahlan, Wakil Ketua Muhammadiyah Joko Siddik, serta Wahyudi yang mewakili Bupati Murung Raya Heriyus SE dan membuka acara secara resmi.
Wahyudi, yang juga Ketua Bidang Kepemudaan DKOP Murung Raya, menegaskan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh upaya edukasi ini. Menurutnya, bullying, pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba, dan HIV/AIDS merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda. “Pencegahan harus dimulai sejak dini melalui sosialisasi dan kolaborasi lintas sektor,” ujarnya.
Ia juga menyoroti meningkatnya kasus bullying di sekolah, rumah, dan media sosial, serta risiko pernikahan dini yang menghambat pendidikan dan hak anak. Sementara itu, penyalahgunaan narkoba dan penyebaran HIV/AIDS dinilai sebagai ancaman kesehatan yang perlu diwaspadai bersama.
Berdasarkan data Dinas Dukcapil, jumlah pemuda di Murung Raya mencapai 31.002 jiwa. “Mereka adalah aset daerah yang wajib kita lindungi dan berdayakan,” tegas Wahyudi.
Acara berlangsung penuh antusias, dan diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam membentuk generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing.
(LAN)
0 Komentar