Ad

Bupati Barito Utara Dorong Digitalisasi Koperasi Merah Putih, 50 Pengelola Ikuti Pelatihan di Muara Teweh

Muara Teweh, Kabar Borneo News – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memperkuat peran koperasi desa dan kelurahan melalui transformasi digital. Bupati Barito Utara H. Shalahuddin secara resmi membuka Pelatihan Digitalisasi Koperasi bagi Pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Tahun 2026 yang digelar di Aula SMP Negeri 1 Muara Teweh, Rabu (11/2/2026).
Pembukaan kegiatan tersebut diwakili oleh Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Eveready Noor, yang membacakan sambutan tertulis Bupati.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa digitalisasi koperasi merupakan langkah strategis dalam menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Menurutnya, koperasi harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar dapat menjadi motor penggerak swasembada pangan dan hilirisasi produk desa.
“Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi keharusan. Koperasi harus dikelola secara modern agar mampu menjawab tantangan zaman dan memperkuat ekonomi desa,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pelatihan ini sejalan dengan visi Kabupaten Barito Utara untuk mewujudkan daerah yang maju, tumbuh pesat, sejahtera dan berkeadilan. Melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang menguasai teknologi informasi, koperasi diharapkan mampu mendukung pelaksanaan program strategis daerah, termasuk semangat percepatan dalam gerakan 11.12 GASPOL.
Menurutnya, penerapan sistem digital dalam pengelolaan koperasi akan menciptakan tata kelola yang lebih transparan, efektif, dan akuntabel. Administrasi serta laporan keuangan dapat dipantau secara terbuka oleh anggota, sehingga meminimalisir potensi penyimpangan dan mempercepat proses pengambilan keputusan.
Bupati juga mengingatkan para peserta agar memanfaatkan pelatihan ini secara maksimal. Selain meningkatkan kemampuan teknis penggunaan aplikasi digital, peserta diharapkan mampu memperluas jaringan usaha dan pemasaran produk koperasi hingga ke tingkat nasional melalui platform digital.
“Koperasi harus menjadi kekuatan ekonomi masyarakat yang nyata, mampu membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Utara, M. Mastur, dalam laporannya menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan wawasan dan keterampilan pengelola KDKMP dalam menerapkan tata kelola koperasi berbasis teknologi digital.
Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Februari 2026, dengan diikuti 50 peserta dari 25 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Kabupaten Barito Utara. Para narasumber berasal dari Dinas Nakertranskop UKM Barito Utara, Dekopinda Barito Utara, serta praktisi teknologi digital.
Melalui pelatihan ini, Pemkab Barito Utara berharap koperasi desa dan kelurahan semakin profesional, berdaya saing, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat luas.(Maulana)
Baca Juga:
https://www.kabarborneonews.com/2026/02/bupati-barito-utara-dorong-digitalisasi.html

Berita Terbaru

  • Bupati Barito Utara Dorong Digitalisasi Koperasi Merah Putih, 50 Pengelola Ikuti Pelatihan di Muara Teweh
  • Bupati Barito Utara Dorong Digitalisasi Koperasi Merah Putih, 50 Pengelola Ikuti Pelatihan di Muara Teweh
  • Bupati Barito Utara Dorong Digitalisasi Koperasi Merah Putih, 50 Pengelola Ikuti Pelatihan di Muara Teweh
  • Bupati Barito Utara Dorong Digitalisasi Koperasi Merah Putih, 50 Pengelola Ikuti Pelatihan di Muara Teweh
  • Bupati Barito Utara Dorong Digitalisasi Koperasi Merah Putih, 50 Pengelola Ikuti Pelatihan di Muara Teweh
  • Bupati Barito Utara Dorong Digitalisasi Koperasi Merah Putih, 50 Pengelola Ikuti Pelatihan di Muara Teweh

Posting Komentar

Ad
Ad