Ad

Kadisnakertranskop UKM Barito Utara: 96 Koperasi Merah Putih Siap Bertransformasi Digital


Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Kabupaten Barito Utara, M. Mastur, menegaskan bahwa langkah digitalisasi koperasi merupakan strategi utama dalam menghadapi pesatnya perkembangan teknologi informasi. Menurutnya, sistem pengelolaan konvensional sudah tidak lagi memadai untuk menjawab tuntutan zaman. Koperasi dituntut mampu beradaptasi dengan ekosistem digital demi meningkatkan efisiensi kerja, transparansi keuangan, serta mutu pelayanan bagi seluruh anggota dan masyarakat luas.

Dalam laporannya pada pembukaan Pelatihan Digitalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Aula SMPN 1 Muara Teweh, Selasa (21/4/2026), Mastur menekankan pentingnya penguasaan teknologi bagi pengurus. “Digitalisasi koperasi menjadi kunci dalam meningkatkan daya saing dan memperluas akses usaha. Pengurus koperasi harus mampu menguasai sistem pencatatan keuangan digital, manajemen data anggota berbasis aplikasi, hingga pemasaran melalui platform digital,” jelasnya di hadapan para peserta.

Saat ini, pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Barito Utara telah mencapai target 100 persen dengan total 96 unit koperasi yang tersebar di berbagai wilayah. Dari jumlah tersebut, sebanyak 41 koperasi telah memiliki kesiapan lahan yang matang, sementara 55 unit lainnya masih dalam tahap proses kelengkapan. Selain kesiapan lahan, tercatat ada 19 koperasi yang kini tengah fokus pada tahap pembangunan fisik, termasuk penyediaan fasilitas gerai dan pergudangan.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara sendiri memiliki target besar untuk menuntaskan pembangunan 30 unit KDKMP pada akhir Juli 2026 mendatang. Target ini selaras dengan agenda nasional, di mana Presiden Republik Indonesia dijadwalkan akan meluncurkan secara serentak 35.000 koperasi desa/kelurahan pada peringatan Hari Kemerdekaan RI tahun 2026. “Target ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kita semua untuk menunjukkan komitmen dan kinerja terbaik dalam membangun koperasi yang kuat dan mandiri,” tambah Mastur.

Pelatihan intensif ini berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak 21 hingga 23 April 2026, dengan melibatkan 50 peserta dari berbagai koperasi desa. Guna memberikan pemahaman yang komprehensif, panitia menghadirkan narasumber berkompeten dari lintas instansi. Di antaranya berasal dari Dinas Nakertranskop UKM, Kodim 1013/Muara Teweh, Dinas Penanaman Modal dan PTSP, KPP Pratama Muara Teweh, Dekopinda, hingga praktisi ahli di bidang teknologi digital.

Fokus utama dari pelatihan ini adalah membekali para peserta dengan keterampilan teknis penggunaan aplikasi digital guna mendorong tertib administrasi dan pelaporan keuangan. Melalui pemanfaatan teknologi, diharapkan kualitas pelayanan koperasi meningkat secara signifikan dan mampu memperluas jangkauan pemasaran produk lokal hingga ke level nasional. Mastur menutup arahannya dengan harapan agar seluruh pengurus dapat segera mengimplementasikan ilmu yang didapat demi kemajuan ekonomi desa yang lebih modern.

Baca Juga:
https://www.kabarborneonews.com/2026/04/kadisnakertranskop-ukm-barito-utara-96.html

Berita Terbaru

  •  Kadisnakertranskop UKM Barito Utara: 96 Koperasi Merah Putih Siap Bertransformasi Digital
  •  Kadisnakertranskop UKM Barito Utara: 96 Koperasi Merah Putih Siap Bertransformasi Digital
  •  Kadisnakertranskop UKM Barito Utara: 96 Koperasi Merah Putih Siap Bertransformasi Digital
  •  Kadisnakertranskop UKM Barito Utara: 96 Koperasi Merah Putih Siap Bertransformasi Digital
  •  Kadisnakertranskop UKM Barito Utara: 96 Koperasi Merah Putih Siap Bertransformasi Digital
  •  Kadisnakertranskop UKM Barito Utara: 96 Koperasi Merah Putih Siap Bertransformasi Digital

Posting Komentar

Ad
Ad