Pemkab Murung Raya Perkuat Upaya Sanitasi melalui Pelatihan EHRA 2026
Puruk Cahu, Kabar Borneo News– Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Kesehatan menggelar Pelatihan Environmental Health Risk Assessment (EHRA) Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di GPU Tira Tangkabalang pada Senin (20/4/2026).
Pelatihan tersebut diikuti oleh perwakilan dari seluruh kecamatan serta 17 puskesmas di wilayah Murung Raya, dengan jumlah peserta mencapai 256 orang. Tingginya partisipasi ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan dalam memperkuat upaya peningkatan kesehatan lingkungan.
Sekretaris Dinas Kesehatan Murung Raya, Apt. Cory Nika, SE., MSc, yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan, menyampaikan bahwa pelatihan EHRA memiliki peran penting dalam mengidentifikasi serta memetakan berbagai risiko kesehatan lingkungan secara menyeluruh dan berbasis data.
Sementara itu, Rahmat K. Tambunan yang hadir mewakili Bupati Murung Raya, Heriyus, SE, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program kesehatan lingkungan. Ia berharap hasil dari pelaksanaan EHRA dapat menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan sanitasi yang lebih efektif dan tepat sasaran.
“Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu memahami serta mengaplikasikan metode EHRA secara maksimal, sehingga berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam mendukung program nasional di bidang kesehatan lingkungan, khususnya dalam upaya pengendalian faktor risiko yang dapat memengaruhi kualitas hidup masyarakat.
(Lana)
Posting Komentar