Ad

Gerakan Pramuka Barito Utara Diminta Jadi Motor Penggerak Pembentukan Karakter Pemuda


Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan pentingnya restrukturisasi organisasi kepanduan dalam mencetak kader pemimpin yang berintegritas tinggi. Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Barito Utara, H. Shalahuddin, S.T., M.T., memosisikan lembaga ini sebagai instrumen strategis untuk menjawab tantangan zaman modern. Hal tersebut menjadi perhatian utama demi melahirkan sumber daya manusia yang adaptif, kompetitif, serta memiliki ketahanan mental yang kokoh.


Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh kepala daerah setelah memimpin upacara pelantikan kepengurusan baru kepanduan tingkat cabang untuk masa bakti lima tahun ke depan. Agenda kedinasan yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Aula Rumah Jabatan Bupati Barito Utara. Prosesi pengukuhan tersebut mencakup jajaran Kwartir Cabang, Dewan Kehormatan, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang, Satgas Pramuka Peduli, Badan Pengawas Keuangan, hingga Dewan Kerja Cabang.


Dalam momentum sakral tersebut, H. Shalahuddin melayangkan ucapan selamat serta menaruh harapan besar kepada Ketua Kwarcab terpilih, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, beserta seluruh fungsionaris yang baru saja diambil sumpah jabatannya. Pihak eksekutif menginginkan agar regenerasi struktural ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial tahunan belaka. Pengurus baru dituntut untuk segera merumuskan program kerja taktis yang berorientasi pada pembinaan di tingkat akar rumput.


“Atas nama Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Barito Utara, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Amanah ini bukan sekadar jabatan organisasi, tetapi tanggung jawab besar dalam membina dan membentuk generasi muda yang berkualitas, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin masa depan,” kata H. Shalahuddin.


Arah kebijakan kepramukaan ke depan juga diminta untuk lebih memperketat supervisi pembinaan pada tingkat gugus depan dan kwartir ranting di seluruh wilayah kecamatan. Kapasitas para pelatih, pembina, serta instruktur wajib ditingkatkan secara berkala agar terjadi standardisasi mutu kompetensi kepanduan yang merata. Melalui skema penguatan internal ini, Pramuka diharapkan mampu menciptakan inovasi kegiatan yang menarik minat milenial tanpa mereduksi nilai luhur Pancasila.


“Pramuka harus mampu menjadi wadah pembinaan yang melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cinta tanah air, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun bangsa,” ujarnya. “Kepengurusan yang baru harus mampu menghadirkan inovasi-inovasi dalam kegiatan kepramukaan sehingga semakin diminati generasi muda. Pramuka harus menjadi organisasi yang aktif, kreatif, dan mampu menjawab kebutuhan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan,” katanya.


 “Kita harus memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kapasitas pembina, pelatih, pamong, dan instruktur. Pembina yang berkualitas akan menghasilkan anggota Pramuka yang berkualitas pula,” tegasnya. “Mari kita jadikan Gerakan Pramuka sebagai rumah besar pembinaan generasi muda yang mampu mencetak insan-insan yang berkarakter, berdaya saing, memiliki semangat pengabdian, dan siap menjadi penerus pembangunan Kabupaten Barito Utara yang kita cintai bersama,” pungkasnya.

Baca Juga:
https://www.kabarborneonews.com/2026/06/gerakan-pramuka-barito-utara-diminta_6.html

Berita Terbaru

  • Gerakan Pramuka Barito Utara Diminta Jadi Motor Penggerak Pembentukan Karakter Pemuda
  • Gerakan Pramuka Barito Utara Diminta Jadi Motor Penggerak Pembentukan Karakter Pemuda
  • Gerakan Pramuka Barito Utara Diminta Jadi Motor Penggerak Pembentukan Karakter Pemuda
  • Gerakan Pramuka Barito Utara Diminta Jadi Motor Penggerak Pembentukan Karakter Pemuda
  • Gerakan Pramuka Barito Utara Diminta Jadi Motor Penggerak Pembentukan Karakter Pemuda
  • Gerakan Pramuka Barito Utara Diminta Jadi Motor Penggerak Pembentukan Karakter Pemuda

Posting Komentar

Ad
Ad