Dinkes Murung Raya Evaluasi Kesiapan 17 Puskesmas Terapkan BLUD Demi Tingkatkan Pelayanan Kesehatan
Puruk Cahu, Kabar Borneo News– Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya melaksanakan penilaian kesiapan penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) terhadap 17 UPTD Puskesmas se-Kabupaten Murung Raya. Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya pada Senin (6/7/2026) ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Penilaian dilakukan oleh tim yang dibentuk berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Murung Raya. Tim mengevaluasi berbagai aspek, mulai dari kelengkapan administrasi, tata kelola organisasi, hingga kesiapan operasional masing-masing Puskesmas sebagai syarat untuk memperoleh status BLUD.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Murung Raya, dr. Suwirman Hutagalung, M.Si., mengatakan bahwa evaluasi tersebut bertujuan memastikan seluruh persyaratan penerapan BLUD telah dipenuhi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Hari ini kami melaksanakan proses evaluasi terhadap kesiapan UPTD Puskesmas menjadi BLUD. Kami berharap seluruh dokumen yang telah disiapkan dapat memenuhi standar penilaian sehingga masing-masing Puskesmas dapat memperoleh hasil yang optimal," ujarnya.
Ia menjelaskan, setelah proses penilaian selesai, tim akan menyampaikan hasil evaluasi beserta rekomendasi perbaikan apabila masih terdapat persyaratan yang perlu dilengkapi sebelum penetapan status BLUD dilakukan melalui keputusan Bupati Murung Raya.
Dinas Kesehatan menargetkan seluruh 17 UPTD Puskesmas dapat memenuhi persyaratan sebagai BLUD. Dengan status tersebut, Puskesmas akan memiliki fleksibilitas dalam pengelolaan keuangan sehingga mampu mendukung pelayanan kesehatan yang lebih cepat, efektif, efisien, dan profesional.
Menurut Suwirman, penerapan BLUD tidak mengubah fungsi maupun status Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah. Sebaliknya, kebijakan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan melalui pengelolaan anggaran yang lebih fleksibel dan akuntabel, sehingga kebutuhan pelayanan kepada masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
(Lana)
Posting Komentar