Ad

Disdikbud Murung Raya Perpanjang BDR, Sekolah Diminta Pantau Kualitas Udara

Puruk Cahu, Kabar Borneo News– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Murung Raya memperpanjang pelaksanaan Belajar dari Rumah (BDR) bagi peserta didik menyusul kondisi kabut asap yang kembali meningkat di sejumlah wilayah.

Kebijakan tersebut menjadi langkah antisipasi pemerintah daerah untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kualitas udara yang kurang baik. Perlindungan terhadap peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pelaksanaan kebijakan tersebut.

Kepala Disdikbud Kabupaten Murung Raya, Putu Suranta, menyampaikan bahwa kondisi kabut asap perlu menjadi perhatian bersama, khususnya dalam menentukan aktivitas pembelajaran di satuan pendidikan.

Melalui surat edaran Disdikbud Murung Raya, Selasa (6/10/2026), sekolah diminta menyesuaikan kegiatan pembelajaran dengan kondisi lingkungan dan kualitas udara di masing-masing wilayah.

Selama penerapan BDR, kepala sekolah diberikan kewenangan untuk menentukan metode pembelajaran yang paling sesuai. Pembelajaran dapat dilakukan melalui sistem daring, luring, pemberian tugas maupun metode lainnya dengan mempertimbangkan kondisi peserta didik dan kemampuan satuan pendidikan.

Selain itu, pihak sekolah diminta secara aktif memantau perkembangan kabut asap dan kondisi cuaca sebelum menentukan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.

Jika kondisi udara membaik dan dinilai aman untuk kegiatan pembelajaran, sekolah dapat kembali melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan tetap memperhatikan kesehatan peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan.

Sebaliknya, apabila kabut asap kembali menebal dan kondisi udara berpotensi mengganggu kesehatan, satuan pendidikan diminta menerapkan kembali BDR serta membatasi aktivitas peserta didik di luar ruangan.

Disdikbud juga meminta seluruh satuan pendidikan berkoordinasi dengan Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan dan Disdikbud Murung Raya dalam menentukan langkah pembelajaran sesuai perkembangan kondisi di masing-masing wilayah.

Perpanjangan BDR diharapkan dapat menjaga kegiatan pendidikan tetap berjalan tanpa mengabaikan aspek kesehatan dan keselamatan seluruh warga sekolah.

Disdikbud Murung Raya menegaskan bahwa setiap keputusan terkait pembelajaran harus disesuaikan dengan kondisi lapangan, terutama perkembangan kabut asap dan kualitas udara di lingkungan satuan pendidikan.

(RED)
Baca Juga:
https://www.kabarborneonews.com/2026/10/disdikbud-murung-raya-perpanjang-bdr.html

Berita Terbaru

  • Disdikbud Murung Raya Perpanjang BDR, Sekolah Diminta Pantau Kualitas Udara
  • Disdikbud Murung Raya Perpanjang BDR, Sekolah Diminta Pantau Kualitas Udara
  • Disdikbud Murung Raya Perpanjang BDR, Sekolah Diminta Pantau Kualitas Udara
  • Disdikbud Murung Raya Perpanjang BDR, Sekolah Diminta Pantau Kualitas Udara
  • Disdikbud Murung Raya Perpanjang BDR, Sekolah Diminta Pantau Kualitas Udara
  • Disdikbud Murung Raya Perpanjang BDR, Sekolah Diminta Pantau Kualitas Udara

Posting Komentar

Ad
Ad