Ad

Optimalisasi Layanan HIV-IMS di Barito Utara: Komitmen Kuat Dinkes dalam Skrining dan Pengobatan Berstandar Kemenkes

thumbnail

Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya dalam menyediakan layanan kesehatan program Infeksi Menular Seksual (IMS) dan Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang berkualitas dan sesuai standar Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Upaya ini merupakan langkah proaktif untuk melindungi kesehatan masyarakat melalui deteksi dini dan penanganan yang tepat, memastikan setiap individu memiliki akses terhadap skrining vital dan pengobatan komprehensif. Inisiatif ini bukan hanya sekadar pemenuhan regulasi, melainkan cerminan dari prioritas pemerintah daerah dalam menjaga kesejahteraan publik dari ancaman penyakit menular.

Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, seluruh fasilitas layanan kesehatan primer seperti Puskesmas di wilayah Barito Utara, bersama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh, telah diinstruksikan untuk menjalankan pelayanan skrining atau pemeriksaan HIV dan sifilis secara komprehensif dan berkelanjutan. Proses skrining ini dilakukan melalui dua pendekatan utama: pemeriksaan pasif dan aktif.

Pemeriksaan pasif mengandalkan kesadaran mandiri masyarakat untuk datang memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Ini merupakan indikator keberhasilan edukasi kesehatan publik yang mendorong individu proaktif terhadap status kesehatannya. Di sisi lain, pemeriksaan aktif melibatkan petugas kesehatan yang secara sigap menjangkau kelompok berisiko di komunitas, melakukan skrining untuk mengidentifikasi kasus sedini mungkin. Pendekatan ganda ini dirancang untuk memastikan bahwa tidak ada celah dalam upaya deteksi, mencakup semua lapisan masyarakat.

Pentingnya melakukan skrining gabungan untuk HIV dan sifilis ditekankan oleh Dinas Kesehatan. Hal ini karena kedua infeksi tersebut memiliki jalur penularan yang serupa, meliputi aktivitas seksual berisiko, penularan dari ibu ke anak selama kehamilan atau persalinan, serta melalui kontak darah yang terkontaminasi. Dengan mengintegrasikan pemeriksaan keduanya, efisiensi deteksi meningkat, memungkinkan penanganan yang lebih holistik dan terkoordinasi.

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Pariadi AR, menegaskan bahwa hasil skrining dini memiliki peran krusial. “Jika ditemukan kasus positif HIV maupun sifilis, maka akan segera dilakukan tindak lanjut berupa pengobatan secara komprehensif,” ujarnya. Penemuan kasus pada tahap awal sangat vital untuk mencegah perkembangan penyakit dan meminimalkan risiko penularan lebih lanjut di masyarakat.

Pengobatan komprehensif yang dimaksud mencakup pemberian obat yang tepat sesuai protokol standar Kementerian Kesehatan, observasi terapi secara adekuat untuk memantau respons pasien dan efek samping, serta edukasi berkelanjutan. Edukasi ini tidak hanya tentang pentingnya kepatuhan minum obat, tetapi juga pencegahan penularan dan peningkatan kualitas hidup. Tujuan utamanya adalah untuk menekan angka kesakitan dan kematian, sekaligus meningkatkan harapan hidup dan kualitas hidup bagi pasien HIV-IMS.

Keberhasilan terapi tidak hanya bergantung pada kualitas pengobatan, tetapi juga pada kepatuhan pasien dalam menjalani regimen pengobatan. Oleh karena itu, dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar menjadi faktor penentu. Pariadi AR menambahkan, “Support system yang baik, baik dari keluarga maupun lingkungan sekitar, sangat diperlukan untuk memberikan motivasi kepada pasien agar patuh menjalani pengobatan.” Solidaritas sosial ini menciptakan lingkungan yang positif bagi pasien untuk terus berjuang dan mematuhi terapi mereka.

Baca Juga:
https://www.kabarborneonews.com/2026/02/optimalisasi-layanan-hiv-ims-di-barito.html

Berita Terbaru

  • Optimalisasi Layanan HIV-IMS di Barito Utara: Komitmen Kuat Dinkes dalam Skrining dan Pengobatan Berstandar Kemenkes
  • Optimalisasi Layanan HIV-IMS di Barito Utara: Komitmen Kuat Dinkes dalam Skrining dan Pengobatan Berstandar Kemenkes
  • Optimalisasi Layanan HIV-IMS di Barito Utara: Komitmen Kuat Dinkes dalam Skrining dan Pengobatan Berstandar Kemenkes
  • Optimalisasi Layanan HIV-IMS di Barito Utara: Komitmen Kuat Dinkes dalam Skrining dan Pengobatan Berstandar Kemenkes
  • Optimalisasi Layanan HIV-IMS di Barito Utara: Komitmen Kuat Dinkes dalam Skrining dan Pengobatan Berstandar Kemenkes
  • Optimalisasi Layanan HIV-IMS di Barito Utara: Komitmen Kuat Dinkes dalam Skrining dan Pengobatan Berstandar Kemenkes

Posting Komentar

Ad
Ad