Ad

BPBD Murung Raya Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Banjir dan Ancaman Karhutla

Puruk Cahu – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana yang dapat terjadi akibat kondisi cuaca yang masih tidak menentu.

Masyarakat yang bermukim di kawasan bantaran sungai diminta lebih berhati-hati karena debit air di sejumlah wilayah masih relatif tinggi. Selain itu, BPBD juga mengingatkan warga agar tetap mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat terjadi saat cuaca panas mulai mendominasi.

Kepala Pelaksana BPBD Murung Raya, Fitrianul Fahriman, melalui Kepala Bidang Rekonstruksi dan Rehabilitasi, Ary Juliastanto, Selasa (2/6/2026), mengatakan bahwa perubahan cuaca yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir berpotensi menimbulkan berbagai risiko bencana.

Menurut Ary, warga yang beraktivitas di sekitar sungai perlu memperhatikan kondisi arus dan ketinggian air yang dapat berubah sewaktu-waktu, terutama setelah hujan turun di wilayah hulu.

“Bagi masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di bantaran sungai agar selalu berhati-hati. Kondisi arus bisa berubah dengan cepat dan berpotensi membahayakan keselamatan,” ujarnya.

Di sisi lain, BPBD juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun membakar sampah secara sembarangan. Meskipun hujan masih terjadi di beberapa daerah, kondisi cuaca yang bergantian antara hujan dan panas tetap dapat memicu munculnya titik api.

Ary menegaskan bahwa pencegahan karhutla harus menjadi perhatian bersama. Ia mengimbau masyarakat untuk menghindari segala aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar dan pastikan tidak meninggalkan sumber api yang dapat memicu kebakaran. Kewaspadaan harus tetap ditingkatkan,” tegasnya.

BPBD Murung Raya saat ini terus melakukan pemantauan kondisi cuaca serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah mitigasi bencana. Upaya tersebut dilakukan untuk meminimalkan risiko dan dampak yang dapat ditimbulkan akibat perubahan cuaca ekstrem.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api maupun tanda-tanda potensi bencana di lingkungan sekitar.

“Peran aktif masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan dan penanganan bencana. Dengan meningkatkan kewaspadaan bersama, risiko bencana dapat diminimalkan,” pungkas Ary.

(Lana)
Baca Juga:
https://www.kabarborneonews.com/2026/06/bpbd-murung-raya-minta-warga-tingkatkan.html

Berita Terbaru

  • BPBD Murung Raya Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Banjir dan Ancaman Karhutla
  • BPBD Murung Raya Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Banjir dan Ancaman Karhutla
  • BPBD Murung Raya Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Banjir dan Ancaman Karhutla
  • BPBD Murung Raya Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Banjir dan Ancaman Karhutla
  • BPBD Murung Raya Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Banjir dan Ancaman Karhutla
  • BPBD Murung Raya Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Banjir dan Ancaman Karhutla

Posting Komentar

Ad
Ad